KONFLIK ANTAR KELOMPOK DALAM ORGANISASI YANG SAMA

KONFLIK ANTAR KELOMPOK DALAM ORGANISASI YANG SAMA

Konflik adalah suatu proses sosial antar dua orang lebih atau suatu organisasi dimana salah satu pihak memiliki pendapat yang berbeda dalam suatu interaksi. Namaun perbedaan tersebut tidak selalu pendapat, bisa juga dari perbedaan kepercaan, ras, adat istiadat, dan lain lain.  Dahulu konflik dianggap sebagai gejala atau suatu hambatan yang dapat berakibat negatif, namun sekarang konflik dianggap gejala yang sangat  wajar dan dapat berakibat positif jika mengerti cara mengolahnya. Kita dapat mengolah sebuah konflik menjadi sesuatu yang positif dengan menggunakan jiwa kepemimpinan, karena seorang pemimpin harus mampu menjadi penengah suatu konflik dan dapat mengambil aspek aspek yang positif, dan di kembangkan semaksimal mungkin.

Konflik di dalam sebuah organisasi adalah hal yang wajar dan sudah dianggap biasa, karena konflik dianggap sebagai awal dari kemajuan yang tertunda. Setiap oraganisasi pernah yang namanya merasakan konflik antar dalam organisasi yang sama. Dari setiap konflik pasti ada pendapat yang berbeda di setiap anggota yang berada dalam organisasi tersebut. Sebenarnya semua pendapat yang positif itu bisa di rangkai sedemikian rupa sehingga mendapatnya butiran butiran pendapat yang lebih sempurna dari sebelumnya. Namun disini kita membutuhkan sosok pemimpin yang sangat cerdas untuk dapat merangkum setiap pendapat yang terlontar dari setiap anggotanya.

Konflik antar dalam organisasi yang sama juga tidak selalu pendapat yang berbeda, ada juga terjadinya konflik karena masalah uang gaji pokok yang tidak adil, dan sama sekali tidak ada kejelasan. Ini adalah potensi konflik yang sangat umum terjadi tetapi tidak juga di benahi. Biasanya karena adanya oknum oknum yang tidak bertanggung jawab yang memakukan aksi Korupsi atau sesuatu yang berbau korupsi. Semua manusia itu pada dasar nya materialistis, karena biaya hidup yang sangat mahal. Solusi dari masalah ini adalah kesadaran dari masing masing anggota yang saling peduli, karena mereka masuk dalam suatu organisasi pasti ada niatan baik dan dorongan yang sama.

Setiap konflik yang ada dalam sebuah organisasi pasti ada sebuah jalan keluar yang lebih baik. Seperti yang di katakana pada awal tulisan ini, dahulu konflik adalah suatu hal yang dianggap negatif dan dapat menghancurkan. Tetapi sekarang konflik akan menjadi positif jika seorang pemimpin yang tepat menengahi nya lalu memberikan sebuah jalan keluar yang sangat baik dan dapat memperbaiki di dalam sistem dan prosedur, mekanisme, program, bahkan tujuan organisasi. Konflik yang positif juga dapat memunculkan keputusan-keputusan yang bersifat membangun sebuah organisasi.

Jadi strategi yang kita dapatkan dari sebuah tulisan ini adalah jadikanlah sebuah konflik menjadi hal yang sangat positif bahkan dapat membangun sebuah organisasi yang biasa saja menjadi yang sangat luar biasa. Dan jiwa kepemimpinan sangat dibutuhkan di dalamnya untuk menjaga dan membuat presepsi yang sangat kritis terhadap perbedaan pendapat setiap anggotanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s